Pandemi Covid-19, Tak Surutkan Niat Gowes-gowes Warga RW 5 Kunden Jetiswetan Pedan

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Era pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan niat warga untuk menyalurkan kegemaran pit-pitan atau gowes-gowes dengan sepeda onthel. Sebelum Covid-19, memang lebih semarak warga untuk gowes-gowes atau pit-pitan.

Hal ini dikemukakan Sri Mulyadi (50 th), warga Kunden RW 5, Desa Jetiswetan, Kecamatan Pedan, Klaten yang terlihat capek beristirahat sambil wedangan di angkringan Mas Budi depan SMPN 2 Trucuk, Minggu siang (31/1/2021).

Diceritakan, kondisi pandemi Covid-19 ini memang membuat warga sangat tidak nyaman dan berdampak pada semua aspek kehidupan. Sri Mulyadi yang kerja sebagai buruh ini mengaku sangat prihatin dengan keadaan ini.

“Harapan saya selaku warga kecil sangat menantikan keadaan bisa normal kembali. Virus Corona atau Covid-19 bisa teratasi. Saya juga selaku tokoh masyarakat di Kunden RW 5 siap divaksin mendukung program pemerintah,” jelas Sri Mulyadi.

Tentang kegemaran gowes-gowes, sudah dilakoni saat masih muda. Dan bersama tetangganya di RW 5, Jetiswetan, didirikanlah grup pit-pitan dengan nama Awak Waras Maju Karep. Kegiatan pit-pitan dilakukan Sabtu atau Minggu, sebab buruh kerja sering libur di hari tersebut.

Untuk tujuan pit-pitan paling jauh sampai Lapangan Mandala Krida Jogjakarta dan Waduh Gajah Mungkur Wonogiri. Kalau tujuan pit-pitan di wilayah Klaten, kata Sri Mulyadi, paling disukai Rowo Jombor Krakitan, Bayat dan Bulus Jimbung, Kalikotes.

Usai gowes dari Rowo Jombor Krakitan Bayat, Sri Mulyadi wedangan di Angkringan Mas Budi depan SMPN 2 Trucuk.

Saat pit-pitan ini, dia didampingi Sugeng (60 th), Wagino (70 th) dan Paimin (65 th). Meskipun usia sudah tua, tapi semangat berolahraga sepeda santai tersebut tetap dilakukan dengan senang hati dan dijalani demi jaga stamina tubuh tetap bugar.

Niat awalnya, kata Sugeng, memang untuk ngobahke awak dan refreshing. Kalau tidak pit-pitan dua-tiga hari saja, akan terasa kangen atau rindu. Selain jaga stamina tubuh, pit-pitan ini juga mencari pandangan agar tetap fresh pikiran.

“Terpenting, selain pit-pitan ini juga tujuannya nglarisi warung kuliner. Kadang nglarisi warung soto, angkringan dan kuliner lainnya,” ujar Sugeng sambil minum teh panas di angkringan Mas Budi.

Sejumlah lokasi goweser menarik di Klaten lainnya, ada umbul Brintik, Malangjiwan (Kebonarum), umbul Ponggok (Polanharjo), Tugu Waseso Pandanan, Soropaten (Karanganom), makam Sunan Pandanaran, Paseban (Bayat), Bukit Cinta Gununggajah (Bayat), dan lainnya. (Hakim)

Caption Foto Atas:
Sri Mulyadi bersama tiga temannya saat ditemui wartawan di depan SMPN 2 Trucuk usai gowes-gowes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *