Tidak Mudik,  Ini Cara Lebaran Pada Masa PSBB

Spread the love

Jakarta, Poskita.co – Relawan penanganan COVID-19 bergerak melakukan sosialisasi tentang bagaimana berlebaran di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar se-Jabodetabek.
Pada 18 Mei 2020, Tim Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 bergerak melakukan sosialisasi dari komunitas ke komunitas se-Jabodetabek. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana melakukan lebaran dengan tetap di rumah. Dengan membagikan panduan lebaran di rumah, warga dapat melakukan shalat Ied di rumah dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman melalui panggilan video pada aplikasi ponsel mereka.
“Pemerintah telah menegaskan larangan mudik untuk warga yang berada di kawasan PSBB. Kami di sini bermaksud membantu warga untuk dapat tetap merayakan lebaran meskipun tidak mudik,” ujar Andre Rahadian selaku Ketua Tim Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
“Tradisi berlebaran itu biasanya ‘kan ada tiga. Pagi hari Shalat Ied, lalu dilanjutkan dengan bersilaturahmi dengan keluarga, dan berkumpul-kumpul menikmati hidangan lebaran. Untuk memutus rantai penularan COVID-19, ini terpaksa dilakukan di rumah. Kumpul-kumpulnya hanya bisa dengan keluarga inti ayah, ibu, dan anak-anak,” lanjut Andre.
Selain memberikan panduan, Tim Koordinator Relawan juga membagikan paket bantuan pangan Idul Fitri. Harapannya, warga terbantu tetap dapat merayakan Idul Fitri meskipun tidak dapat mudik dan berlebaran di rumah.
Kegiatan sosialisasi ini menargetkan pembagian 30.000 paket bantuan di 13 kabupaten/kota se- Jabodetabek, dalam dua kali pembagian. Panitia pelaksana telah mengumpulkan data sebanyak mungkin dari warga pendatang yang tidak dapat mudik. Kemudian, mereka yang terdampak secara ekonomi oleh COVID-19 dan PSBB yang belum terdata dan mendapatkan bantuan pemerintah.
“Mekanisme sosialisasi tetap mengikuti prosedur PSBB. Tim kami yang bergerak di kabupaten/kota melibatkan jejaring relawan warga di sana, selain juga melibatkan tokoh-tokoh setempat untuk sosialisasi,” kata Panel Barus, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan.
Kegiatan sosialisasi dari komunitas ke komunitas ini berlangsung satu hari penuh secara bersamaan di seluruh kota/kabupaten se-Jabodetabek. Harapannya, materi panduan dan bantuan pangan Idul Fitri dapat segera sampai di rumah semua warga yang menjadi sasaran.
Demikian pers release yang diterima poskita.co dari  Devi Purgativa, Sekretaris Bidang Komunikasi Tim Koordinasi Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Cosmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *