Aplikasi Zoom Cloud Meetings Maksimalkan Belajar di Rumah

Spread the love

 

Oleh: Dra Suminingsih M.Si
Guru Bahasa Inggris SMK Negeri 3 Semarang

 

World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia di bawah PBB akhirnya menyatakan wabah virus corona atau Covid-19 sebagai pandemi. Alasannya, virus ini terus menyebar cepat hingga ke wilayah yang jauh dari pusat wabah. Pandemi ditetapkan apabila memenuhi tiga kondisi: menculnya penyakit baru pada penduduk, menginfeksi manusia dan menyebabkan penyakit berbahaya. Penyakit tersebut dapat menyebar dengan mudah dan berkelanjutan antar-manusia. Berbagai cara dilakukan oleh Negara-negara di dunia agar penyebaran virus corona dapat dicegah. Cara-cara tersebut antara lain social distancing, menghindari jabat tangan dan kerumunan, sering mencuci tangan, olahraga secara teratur, makan dengan gizi seimbang, memakai masker di tempat ramai dan terakhir adalah segera ke Rumah Sakit jika demam dan sesak nafas. Social distancing atau jarak sosial adalah mengambil jarak dengan menghindari kerumunan, mengurangi jumlah aktivitas di luar rumah dan interaksi dengan orang lain, mengurangi kontak tatap muka langsung, tidak mendatangi pertemuan dalam kelompok besar. Social distancing diyakini menjadi salah satu cara efektif untuk menekan angka penyebaran, meski tak bisa menghilangkan virus. Langkah ini termasuk menghindari pergi ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi seperti sekolah.
Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Hal tersebut berimbas pada dunia pendidikan, sekolah hingga kampus diliburkan dan diganti dengan melakukan pembelajaran jarak jauh/online/daring. Melalui Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah proses belajar mengajar dialihkan secara mandiri di rumah masing-masing siswa dengan model jarak jauh melalui sistem online/daring.
Untuk menyikapi pembelajaran model jarak jauh/daring, guru harus menguasai model aplikasi yang memungkinkan kegiatan pembelajaran jarak jauh/daring. Tentunya aplikasi yang dipilih oleh guru sudah dikuasai juga oleh siswanya sehingga proses pembelajaran berjalan lancar. Selain itu, masalah lain yang perlu diperhatikan adalah, para siswa juga akan mengalami kesulitan untuk melakukan konsultasi dengan guru terutama untuk pelajaran yang dianggap membutuhkan penjelasan dan pemahaman yang lebih mendalam. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis sebagai Guru Bahasa Inggris di SMK Negeri 3 Semarang, menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meetings untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran online/daring yang memungkinkan guru berinteraksi lebih komunikatif.
Menurut CNNIndonesia.com salah satu aplikasi dan perangkat lunak yang bisa digunakan dalam konsep Work From Home (WFH) adalah Zoom. Zoom merupakan aplikasi yang menyediakan layanan konferensi jarak jauh dengan menggabungkan konferensi video, pertemuan online, obrolan, hingga kolaborasi seluler. Aplikasi ini banyak digunakan sebagai media komunikasi jarak jauh. Beberapa kelebihan yang dimiliki aplikasi Zoom yaitu: memungkinkan melakukan meeting sampai 100 partisipan, Pengguna bisa mengirimkan teks saat rapat sedang berlangsung, Pengguna dapat menjadwalkan meeting lewat fitur Schedule (Jadwal), Pengguna dapat mengirimkan tangkapan layar saat meeting berlangsung ke Google Drive, Dropbox atau file Box, Zoom Cloud Meeting dapat bekerja pada perangkat Android, iOS, Windows, dan Mac. Sedangkan Kekurangan dari Zoom adalah kegiatan online hanya dapat berlangsung selama 40 menit. Langkah-langkah penggunaan aplikasi Zoom Cloud Meeting jika memakai android adalah sebagai berikut: 1) buka playstore; 2) ketik Zoom Cloud Meeting; 3) klik Zoom Us; 4) install atau unduh aplikasi tersebut; 5) pilih menu Join A Meeting; 6) pilih menu Join; 7) input Kode Meeting/link. Tujuan pembelajaran akan tercapai jika memperhatikan tips berikut: usahakan lokasi yang tenang sebelum mulai mengajar jarak jauh, dan pastikan akses ke koneksi LAN cepat atau sinyal Wi-Fi yang sangat baik; memastikan siswa masuk ke setiap sesi menggunakan nama lengkap; ajak siswa bergabung dengan sesi beberapa menit lebih awal untuk menguji koneksi audio dan video; gunakan headset (atau earbud) sebagai ganti speaker dan mikrofon karena speaker dan mikrofon menghasilkan terlalu banyak statis untuk orang lain; mematikan audio kecuali jika akan berbicara untuk mencegah suara latar yang tidak disengaja mengganggu jalannya pembelajaran; saat video diaktifkan, berbicara dengan kamera (dan bukan ke layar)
Melaksanakan kegiatan belajar mngajar dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting ternyata sangat menyenangkan bukan? Guru menjadi kreatif, siswa merasa sangat senang. Yang paling penting adalah guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan efektif seperti kegiatan mengajar dengan tatap muka di kelas. Orangtua atau wali siswa juga harus ikut memantau anaknya ketika belajar di rumah. Dengan demikian tujuan pembelajaran akan tercapai dan semuanya terhindar dari sebaran virus Covid-19 yang sedang merajalela.

Editor: cosmas

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *