Lagu Nandur Rukun Sugih Sedulur, Ini Lirik dan Maknanya

Spread the love

SOLO, POSKITA.co – Menanam Kerukunan Menuai Perdamaian di Tengah Krisis Lingkungan Hidup  tema  Pagelaran Kitab Suci dan  Budaya Lintas Agama. Apa makna dari lagu tersebut?

Lagu Nandur Rukun Sugih Sedulur merupakan buah karya V  Eka Mulyantari, yang dinyanyikan 500-an anak peserta tari kolosal dipimpin oleh perwakilan panitia Theodora Lesning bersama Putra Putri Solo. Semua anak hafal lirik dan gerakannya dengan hentakan riang.

Kegiatan ini merpakan kolaborasi antara Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK), Komisi Karya Misioner, dan Komisi Kitab Suci Kevikepan Surakarta.

Ketua Komisi Karya Misioner  F  Angga Rustam Rinjaya, menuturkan tentang makna lagu tersebut. Dijelaskan Angga, bagian pertama lagu dimantapkan dengan ikrar kebersamaan dan mewujudkan persatuan yang mengedepankan perdamaian.

 

//Hari ini kita bersama

Satu hati satu tujuan

Persatuan kita wujudkan

Semangat Toleransi cinta damai//

 

Bagian kedua lagu, lebih menekankan Pancasila sebagai pedoman kerukunan. Bhineka Tunggal Ika, berbeda tetap satu saudara.

 

//Pancasila jadi pedoman

Hidup rukun saling bergandengan

Menghormati sgala perbedaan

Walau berbeda tetap bersaudara//

 

Bagian paling menarik dalam lagu adalah refrain,

 

//Angkat tanganmu beri salam perdamaian

Atur kakimu selaraskan langkah kita

Goyang badanmu walau beda tetap bersatu

Nandur Rukun bakale Sugih Sedulur.//

 

“Makna dari lagu tersebut, kita diajak untuk bersinergi dalam menyuarakan perdamaian tanpa memandang perbedaan. Kita tanamkan kerukunan sejak dini pada anak-anak. Kita buatkan lagu yang ceria dan memberi semangat positif, dengan harapan tertanam pula pola-pola kerukunan dan nilai Pancasila.

Pada kesempatan hari yang sama,  diadakan  lomba menghafal Pancasila beregu untuk anak KB dan TK. Lomba diikuti  sebanyak 18 peserta. Anak-anak terlihat antusias memperagakan teks Pancasila dengan ekspresif dan kompak, karena lomba tim.

Menurut humas bagian media massa Cosmas Gun, semua tampil bagus dan luar biasa. Tetapi dewan juri  tetap memilih yang tampil terbaik. Adapun pemenangnya adalah:  Terbaik 1 KB/TK Kanisius Purbayan, Terbaik 2 KB/TK Kanisius Purbayan, Terbaik 3 KB/TK Kanisius Semanggi, Terbaik 4 KB/TK Kanisius Serengan, Terbaik 5 KB/TK Kartini Kids, Laweyan, Terbaik 6 PIUD Paroki Palur.

“Yang paling penting dan utama, anak-anak bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila saat di sekolah dan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Gun. Foto: Ist/doc panitia

ARYADI/COS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *