Ini Tips Pernikahan Harmonis Hingga 50-an  Tahun…

Spread the love

SOLO, POSKITA.co – Keluarga harmonis menjadi dambaan setiap orang. Salah satunya, pasangan suami istri Aryanto Halim-Candra Dewi Halim, menikah 53 tahun lalu. Resepnya?

“Saling percaya,” kata pasangan suami istri Aryanto Halim dan Candra Dewi Halim, saat peneguhan janji nikah di Gereja St. A. Purbayan, Solo, dipimpin Rm Stefanus Bagus Aris Rudiyanto Pr, beberapa waktu lalu.

Pengalaman lainnya diungkapkan pasangan Herman Yoseph Herny  dan Elisabeth Erna Herman, yang telah menjalani rumah tangga selama 16 tahun.

“Saya  bersyukur karena saya masih tetap setia pada pasangan saya. Begitu besar cinta kami berdua selama 16th. Kami  bisa saling memahami karakter hati kita masing-masing. Suami saya memang bukan tipe romantis, tapi suami saya laki-laki yang baik,  penyayang juga sabar sekali,” kata Erna Herman.

Erna melanjutkan, dirinya orang yang suka kurang sabar, pemarah dan suka teledor.  Ternyata semua itu dilengkapi oleh suaminya yang selalu tahu apa yang dirasakan dan diinginkannya.

“Banyak suka dan duka yang telah kami jalani selama 16th dan sekarang kami harus LDR, karena suami harus tetap kerja dan ladang yang Tuhan berikan di Jakarta,” ceritanya.

Saat harus pindah di Solo awalnya berat, harus. Pada awal tahun pertama dirinya selalu menangis ingin pulang ke Jakarta.

“Karena saya tidak bisa jauh dari suami. Saya berdoa pada Tuhan supaya saya kuat dan harus tetap setia padanya dan memegang janji utk untuk selalu menjaga keutuhan rumah tangga ini,” katanya.

Ia pun  menerapkan saling setia, percaya dan dan selalu mendoakan. Keduanya berjanji untuk tidak saling menyakiti dan harus tetap setia terus sampai maut yang memisahkan saja.

“Itu yang selalu kami share-kan berdua, selalu berdoa padaNya. Sampai saat ini kami selalu positive thinking, saling percaya, menghormati jujur dan terbuka. Harta yang paling berharga adalah keluarga selalu utamakan dan prioritaskan. Keluarga di atas segalanya, sesibuk apapun harus selaluingat keluarga kita,” ujarnya menutup pembicaraan.

Dalam wawancara dengan Rm Bagus, pasangan  Hermanto-Santi Setiawan, menuturkan,  bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan pasangan hidup yang selalu setia dan sabar memberi support kepadanya, terutama ketika dirinya berada di titik paling bawah, dia ada di sampingnya.

“Yang saya syukuri dari menjalani hidup pernikahan selama ini adalah,  saya baru benar-benar mengerti arti kata mencintai. Mencintai di sini artinya benar-benar seperti janji pernikahan kami, di saat suka dan duka, di waktu sehat dan sakit,” ujarnya.

COSMAS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *