Ribuan Warga Hadiri Haul dan Khotaman Al Quran di Ponpes Al Muayyad

Spread the love

SOLO, POSKITA.co – Pondok Pesantren Al Muayyad telah sukses menggelar agenda tahunan, haul dan khotaman Al Qur’an, Selasa malam, 18 Desember 2018. KH Abdul Qoyyum, Pengasuh Ponpes An Nur Lasem, berkenan memberikan wejangan atau mau’idzoh hasanah.

Putra Ustadz Mustamir al Hafidz, M Nasyith An Nujaimiy, tampil dengan suara emasnya. Tahun ini ada 1 santri putra dan 4 santri putri yang ikut khotaman Al Qur’an 30 juz atau hafal Al Quran 30 juz luar kepala. Dan rata-rata santri yang ikut khotaman Al Quran 30 juz, bisa menyelesaikan hafalan sekitar 4-5 tahunan.

Menurut panitia khotaman, Agus Himawan, tahun ini santri yang ikut khotaman juz’amma atau juz 30 ada 63 santri putra dan 95 santri putri. Peserta khotaman binnadzor atau khotam setoran tadarusan 30 juz ada 31 santri putra dan 65 santri putri.

“Sedang yang khotam Al Quran 30 juz atau mampu membaca Al Quran di luar kepala ada 5 orang santri, santri putra hanya 1 orang dan santri putri ada 4 orang. Dan rata-rata santri bisa khotam Al Quran 30 juz itu antara 4 sampai 5 tahun,” ujar Agus.

Karena terbatasnya ruang, banyak warga dari berbagai daerah bersama para santri alumni, hadir dan duduk di sepanjang jalan depan atau samping gang pondok pesantren. Dari pantauan wartawan, sehari sebelumnya, di pondok ini digelar semaan Al Quran para alumni dengan mengkhotamkan tadarus Al Quran luar kepala 30 juz.

Makam pendiri dan pengasuh Ponpes Al Muayyad, KH Ahmad Umar Abdul Mannan yang ada di komplek pondok, tak pernah sepi dari para peziarah. Para santri juga memanfaatkan acara ini dengan membuka bazar murah.

Staf Kementrian Perdagangan RI, Eva Yuliana, santri alumni Ponpes Al Muayyad, juga hadir dalam majelis haul dan khotaman Al Quran ini.

Salah satu santri yang saat ini menjadi Staf Ahli Kementrian Perdagangan RI, Eva Yuliana yang menyempatkan diri hadir. Diakui, lewat pendidikan madrasah Al Muayyad ini, Eva bisa belajar agama dan pendidikan umum dari tahun 1985-1991.

“Saya alhamdulillah bisa mondok dan nyantri di Ponpes Al Muayyad ini dari tahun 1985 sampai 1991. Di pondok ini banyak kesan, seperti selalu teringat dengan sholawat Mbah Kiai Umar, selalu diingatkan tidak meninggalkan sholat dan istikomah tadarus Al Quran,” kesannya. (aha)

Caption Foto:
Pengasuh Ponpes Al Muayyad, KH Abdur Rozaq Shofawi, dampingi para tamu yang hadir di agenda haul dan khotaman Al Quran ini. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *