Demi Kemajuan Desa, BPD Menden Siap Dibentuk

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Riyani, selaku Kepala Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jumat pagi (30/11/2018), mengaku senang dengan antusias tiap dukuh yang ada di wilayah Desa Menden terkait pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Desa Menden ini ada 8 dukuh, 18 RT dan 9 RW. Kata Kades Riyani, saat ini sedang proses penjaringan warga tiap dukuh untuk diajukan dalam pengisian anggota BPD yang rencana digelar Rabu, 5 Desember 2018.

Sebuah desa jika tanpa ada kepengurusan BPD, jalan pemerintahan desa juga akan pincang dan bisa menghambat roda pemerintahan. Apalagi jika mendekati agenda pemilihan kepala desa, dipastikan tanpa ada BPD, akan susah proses pilkadesnya.

“BPD itu mempunyai peran, antara lain membahas dan menyepakati rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa. BPD merupakan lembaga yang memiliki kekuatan dalam  menyepakati peraturan desa yang bakal menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan desa,” ujar Riyani.

BPD juga memiliki kekuatan untuk menyampaikan aspirasi warga. Penyampaian aspirasi dilakukan melalui beberapa tahap kerja, seperti BPD melakukan serap aspirasi masyarakat, menampung aspirasi masyarakat, dan mengelola aspirasi masyarakat sebagai sebuah energi positif dalam merumuskan langkah kebijakan desa.

Dijelaskan pula, BPD itu mempunyai kekuatan untuk mengawasi proses pembangunan desa dalam seluruh aspek. Ini menunjukkan betapa kuatnya BPD dalam ranah politik dan sosial desa.

BPD juga berhak menyenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) pada agenda-agenda yang mengharuskan adanya Musdes, salah satunya Musdes membahas rencana lahirnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tanpa persetujuan BPD, BUMDes tak bisa dibentuk.

“Dan adanya UU N0. 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menempatkan desa sebagai subyek bagi pembangunan di wilayahnya sendiri, membuat peran BPD mutlak dan penting. Desa saat ini menjadi subyek bagi pengembangan potensi dirinya sendiri,” ujarnya. (aha)

Caption Foto:
Riyani saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Jumat pagi (30/11/2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *