Camat Anang: Dukung Klaten Kota Ketoprak

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Dengan melakonkan pentas ketoprak Tundhung Madiun, mampu menghibur ratusan warga yang menyaksikan ketoprak yang dimainkan Camat Ngawen Anang Widjatmoko SH MM bersama kepala desa, para dalang wayang kulit, guru SD, siswa SMKN 2 Klaten dan elemen lain di Kecamatan Ngawen, Kamis malam (29/11/2018).

Agenda pentas ketoprak yang diadakan pengurus Dewan Kesenian (Wankes) Kabupaten Klaten ini, dipandang Camat Anang bisa mendukung program pemerintah terkait melestarikan warisan kabudayan Jawa dan para peserta dari 25 kecamatan di Klaten juga turut mendukung.

Untuk para pemain ketoprak dari Kecamatan Ngawen, jelas Anang, agar bisa tampil optimal, telah berlatih sekitar 5 kali. Dan semangat nguri-uri kabudayan Jawa menjadi satu komitmen bersama para pemain ketoprak dari Kecamatan Ngawen.

“Para pemain ketoprak beragam, ada Danramil, Kapolsek, kades, dalang wayang kulit, guru SD, siswa SMKN 2 Klaten dan elemen lainnya. Saya sendiri memerankan dagelan sebagai Jorone, Danramil Kapten Inf Masidi sebagai Jorono, Kapolsek Iptu Sukiman jadi Bupati Pasuruan,” ujar Camat Anang.

Selain itu, Siswanto SPd MPd  (guru SDN 2 Manjung) mendapat tugas sebagai Penembahan Senopati, Didik Sucipto SE (Kades Kahuman) sebagai Pangeran Purboyo. Untuk dalang ada tiga orang, yaitu Ki Kusni Kesdik sebagai Ronggo Keniten, Ki Kasino jadi Ronggo Jumeno dan Ki Lair sebagai Sutradara.

Camat Ngawen, Anang Widjatmoko (tengah), saat tampil dagelan bersama Danramil Ngawen Kapten Inf Masidi dan pesinden Apri di atas panggung.

Pentas ketoprak yang digelar Dewan Kesenian Klaten ini, jelas Anang, bisa memperkokoh komitmen dalam mewujudkan Klaten Kota Ketoprak. Semua elemen budaya dan stakeholder mendukung, maka niat Klaten sebagai Kota Ketoprak akan bisa terwujud.

Ada kesan berbeda yang disampaikan dalang Ki Kasino yang puluhan tahun menjadi dalang. Main ketoprak dengan banyak pemain pendukung, banyak adegan, banyaknya peran yang harus dipadukan, ternyata lebih sulit daripada dalang wayang kulit.

“Saya sudah puluhan tahun dalang wayang kulit, tapi main ketoprak, ya baru kali ini. Sulit main ketoprak dibandingkan dengan dalang wayang kulit, soalnya banyaknya adegan dan perpaduan peran. Naskahnya juga harus dihafal dan tutur kata harus menjiwai,” kesan Ki Kasino. (aha)

Caption Foto:
Camat Ngawen Anang Widjatmoko bersama para pemain foto bersama sebelum pentas ketoprak di panggung RSPD Klaten, Kamis malam (29/11). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *