Realisasi Pengisian CPNS Harus Disegerakan Agar Tidak Stagnan

Spread the love

KARANGANYAR (poskita.co) – Minat generasi muda yang telah lulus studi di Perguruan Tinggi untuk bekerja sebagai Pegawai Negeri masih begitu tinggi. Terbukti dalam masa rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Karanganyar banyak peserta yang mendaftar. Sayangnya setelah dilakukan tahapan proses seleksi dan tes pada hari Jumat-Minggu (9-11 Nopember 2018 ) di GOR Diponegoro Sragen dengan sistem CAT (Computer Assested Test) beberapa peserta banyak yang tidak lolos.

Jumlah pendaftar  seleksi CPNS  tahun 2018 ini tercatat sebanyak 5.378 peserta, dimana setelah dilakukan seleksi  administrasi ada 4.432 peserta yang lolos. Peserta  yang lolos adminsitrasi masih berjuang lagi agar lolos untuk mengisi formasi yang dibutuhkan sebanyak 354 posisi yakni di bidang pendidikan, kesehatan dan bidang teknis.

Ketua Masyarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka) Iswadi  mengomentari atas begitu ketatnya persaingan untuk lolos dalam test CPNS di Bumi Intan Pari ini.

“Ketatnya persaingan ini menunjukan bahwa sistem CAT begitu ampuh dalam menguji kualitas peserta yang mengikuti test CPNS. Mereka yang lolos berarti termasuk pribadi yang andal dan berkualitas,” ucap Iswadi di Kantor DPRD Karanganyar Senin ( 12/11).

Lebih lanjut Iswadi menambahkan dengan sistem CAT ini obyektifitas penilaian hasil jawaban dari peserta cukup teruji meski resikonya jika banyak yang tidak memenuhi kualifikasi harus diadakan pendaftaran dan seleksi ulang. Konsekuensi tentunya banyak  merampas waktu dan memakan anggaran lagi seleksi lagi.

Untuk membangun proses regenerasi di lingkungan birokrasi agar tidak stagnan, hemat Iswadi tidak ada pilihan lain mesti segera dilakukan pemilihan ulang jika peserta yang lolos tes masih sedikit dibanding dengan jumlah formasi yang dibutuhkan.

Terpisah ketua DPRD Karanganyar Sumanto berpandangan terkait hasil test tahapan penerimaan pegawai negeri dirinya menunggu informasi lanjutan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi. Test dengan sistem baru ini perlu penjelasan dan dimengerti masyarakat.

Untuk kebutuhan tenaga bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang teknis Ketua DRPD Sumanto menyatakan agar segera direalisasikan setelah dilakukan proses tahapan tes dan tentunya ketetapan hasil ujian. (yan edi)

Caption Foto:
Kiswadi, Ketua Masyarakat Handarbeni Karanganyar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *