Mobil Damkar Klaten Hanya 6 Unit, 2 Mobil Kondisi Rusak

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran di rumah warga, maka Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten mengadakan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran di aula Kecamatan Klaten Utara, Kamis pagi (8/11/2018).

Menurut Endang Hadiyati Setyowati SH MSi, Kabid Linmas dan Bina Potensi Masyarakat, kegiatan ini diikuti 60 peserta, terdiri dari kepala desa, ketua RT/RW, linmas, pelaku usaha dan elemen lainnya. Untuk materi pelatihan ada dua sorotan, pemaparan tentang peta kejadian kebakaran dan penataan pemukiman berbasis pengelolaan resiko bencana kebakaran.

“Agenda sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran ini sangat penting, antara lain bertujuan memberikan kiat atau strategi penanganan manakala ada kebakaran. Selama ini terjadinya kebakaran karena korsleting listrik dan lahan pekarangan. Maka peserta diharapkan setelah dapat ilmu, bisa menginfokan ke warga lainnya,” ujar Endang.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Rabiman yang membuka acara ini mewakili Asisten 1 Setda Klaten Ronny Roekmito, menambahkan, saat ini tugas Damkar bertambah. Selain melayani pemadaman kebakaran, juga melakukan OTT atau Operasi Tangkap Tawon.

“Luar biasa tugas Damkar saat ini, selain layani penanganan kebakaran, juga lakukan OTT, Operasi Tangkap Tawon. Saat ini sudah ada 400 ajuan surat permintaan dari warga agar Damkar lakukan OTT. Tapi sayang, dari 6 mobil damkar, dua unit dalam kondisi kurang baik mesinnya. Pelatihan digelar di tiga kecamatan, Klaten Utara, Wedi dan Kebonarum,” jelas Rabiman.

Personil Satpol PP Klaten saat ini ada 85 orang dan tenaga Damkar ada 30 orang, yang saat ini terus menggiatkan diri dalam berbagai tugas. Dalam pembagian tugasnya, tim damkar dibagi dalam tiga shift dan manakala dibutuhkan bisa cepat bergerak.

Peserta sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran di wilayah Kecamatan Klaten Utara tampak antusias.

Terkait kondisi mobil damkar yang rusak, saat ini memang sedang butuh perawatan mesin. Rabiman mengaku, terkadang dalam sehari ada 5-7 titik atau TKP kebakaran, sehingga tim damkar butuh penguatan unit mobil damkar yang bagus. Misalnya jarak tempuh TKP Bayat normalnya 25 menit, tapi protapnya harus ditempuh 15 menit.

Sekretaris Kecamatan Klaten Utara, Nindyarini Budi Wardhani atas nama Pemcam Klaten Utara, mengajak peserta sosialisasi dan pelatihan ini memanfaatkan sebaik-baiknya mendapatkan ilmu dari tim damkar. Kebakaran itu terjadi juga karena faktor kelalaian manusia, maka semua elemen masyarakat bersama-sama mengadakan gerakan sadar tanggap bencana.

“Kalau ada tanggap bencana, seperti penanggulangan kebakaran, akan turut meringankan tugas tim damkar. Penanganan kebakaran swakarsa atau mandiri warga tetap diharapkan, sambil menanti tim damkar sampai lokasi kebakaran,” ujar Nindyarini. (aha)

Caption Foto Atas:
Sekretaris Satpol PP Klaten, Rabiman, sedang memberikan pengarahan kepada peserta pelatihan penanggulangan kebakaran di aula Kecamatan Klaten Utara, Kamis pagi (8/11/2018). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *