Tangis Pecah Saat Jenazah Korban JT 610 Ubaidillah Salabi Tiba di Kampung Halaman

Spread the love

KARANGANYAR (poskita.co) – Tangis keluarga pecah saat mobil jenazah Ubaidillah Salabi (55) tiba dirumah duka di Dusun Karangmojo, Desa Karangmojo, kecamatan Tasikmadu.

Ubaidillah Salabi (55) satu diantara penumpang Lion air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) lalu.

Jenazah korban tiba di rumah duka, sekitar jam 15.00 setelah  sebelumnya mendarat di bandara Adi Sumarmo Solo, sekitar pukul 14.00, dengan diantar sekretaris Dirjen Planologi Departemen Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Yuyu Rahayu.

Korban merupakan Kasubdit Inventarisasi IPDH Departemen Kehutanan Jakarta. Sosok Ubay (biasa dipanggil) semasa hidup dikenal sangat sayang pada anak-anaknya.

Bahkan, entah sebuah firasat atau bukan, kakak korban Anis Ridho menceritakan bila adiknya itu mengajak kedua anak yang saat ini kuliah di UGM untuk pulang ke Karanganyar bertemu ibu.

“Beberapa hari sebelum kecelakaan Lion, Ubay mengajak anaknya yang kuliah di UGM untuk pulang ke sini (Karanganyar). Adik saya itu ada di Karanganyar sejak Jumat sampai Minggu (26-28/10/2018),”ungkap Anis Ridho, dirumah duka, Rabu (7/11/2018).

Selama di Karanganyar, adiknya itu, ungkap Anis Ridho, meski sedikit berbeda dari biasannya, selalu mengajak kedua anaknya untuk berkunjung  kerumah saudara-saudaranya.

“Baru pada hari Minggu (28/11/2018) Ubay pulang kerumahnya di Bogor. Beliau terbang ke Jakarta lewat bandara Adi Sucipto, Yogyakarta,” terangnya.

Menurut Anis Ridho, setelah semalam di rumahnya di Bogor, keesokan harinya Ubaidillah pun berangkat menuju ke Pangkal Pinang. Ubay berangkat melalui bandara Soekarno-Hatta dengan diantar oleh istrinya.

“Meski awalnya kami semua tak percaya dengan kejadian ini semua, tapi kami sekeluarga sudah ikhas. Dan atas nama keluarga, kami memohon maaf jika selama ini almarhum memiliki kesalahan. Dan tak lupa kami pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja akeras untuk menemukan para korban, termasuk Ubay, adik saya,” ujarnya.

Ubaidillah Salabi, meninggalkan seorang isteri, Pety Novita serta empat orang anak, masing-masing Brian Ilham Makarim, Firdausa Imtinani Amalia, Nadifa Rose Rahmawati serta Emily sabila Rosyad.

Jenazah Ubaidillah Salabi berhasil ditemukan Tim Basarnas beberapa hari setelah kecelakaan.Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah Ubaidillah Salabi diserahkan langsung pada pihak keluarga di Karanganyar, Jawa Tengah. (Uky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *