Hj Kadarwati Sidak SMK Muh Delanggu tentang Video Viral Klaten Keras Lur

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Kasus video viral di dunia maya atau media sosial (medsos) yang diperankan 6 siswi SMK Muh Delanggu, Klaten, membuat masyarakat Klaten terusik. Kata-kata yang tidak pantas diucapkan seorang siswa, apalagi menyebut nama Klaten, tetap disikapi dengan arif.

Anggota Komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah, Hj Kadarwati SH MH, bersama awak media yang bertugas di Klaten, melakukan kunjungan ke sekolah ini untuk pencerahan terkait aksi siswa sekolah tersebut yang viral di medsos, Jumat pagi (12/10/2018).

Kepala SMK Muh Delanggu, Nasrodin SPd, mengakui sudah memberikan pembinaan. Siswa dalam video tersebut bersama orang tua masing-masing telah dipanggil dan dilakukan pembinaan. Atas kejadian ini, sekolah memang tertampar dan langsung disikapi.

“Video siswa tersebut tidak ada niat buruk, anak-anak kebetulan ada tugas membuat video online. Karena main-main jadi kebablasan. Memang memprihatinkan, baik siswa dan orang tua sudah kita bina. Atas kejadian ini ada pembinaan saat apel pagi dan usai shalat dzuhur berjamaah,” jelas Nasrodin.

Tampak hadir dalam sidak Kadarwati ini, ada Wahono bersama Setya Subagya, pengawas SMK dari Balai Pengendalian Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah 3 Propinsi Jawa Tengah Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah.

Kadarwati mengatakan, kejadian ini merupakan peristiwa pertama dan terakhir. IT itu penting, tapi jangan sampai mengeshare atau upload berita hoax, berisi kegaduhan dan membuat keresahan. Di Jawa Tengah sudah ada Perda tentang Ketahanan Keluarga, maka hal ini juga terus disosialisasikan.

“Saya tidak ingin para siswa yang ada di video berisi Klaten Keras Lur, jangan dikucilkan atau dibully. Ini kecelakaan kecil yang tidak perlu terulang kembali. Ketahanan NKRI juga wajib dikuatkan, cinta Pancasila, termasuk etika dalam bermedsos bisa digerakkan atau disosialisasikan ke para siswa,” jelas Kadarwati.

Hj Kadarwati bersama para pengawas SMK, Kepala Sekolah SMK Muh Delanggu, foto semangat Pancasila dengan siswa saat jam istirahat, Jumat siang (12/10).

Ditegaskan, video tersebut jangan sampai dibuka kembali, anak-anak atau siswa pelaku video viral Klaten Keras Lur tetap dikondisikan dengan pembinaan, tidak ada skorsing sekolah. Dan siswa secara rutin diberikan arahan tidak sembrono mengupload video atau berita yang tidak bermoral.

Sementara itu, Wahono berpesan agar siswa SMK Muh Delanggu bisa berkarya lewat medsos yang mengangkat potensi Klaten, misalnya potensi wisata dan kemajuan lembaga pendidikan di Klaten. Soal video viral tersebut merupakan nila setitik, tapi sebenarnya prestasi sekolah ini luar biasa.

“Kemampuan siswa SMK Muh Delanggu memang potensial dalam hal IT dan perlu diarahkan membuat karya yang positif. Misalnya anak-anak membuat video tentang kemajuan sekolah, potensi wisata di Klaten atau potensi lainnya,” pesan Wahono. (aha)

Caption Foto Atas:
Anggota DPRD Propinsi Jateng, Hj Kadarwati, bersama Pengawas SMK dari BP2MK Propinsi Jateng saat sidak dan temui Kepala SMK Muh Delanggu, Jumat pagi (12/10/2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *