Rumah Puspo Enggar, Kasi Tapem Kecamatan Prambanan di Mayungan Digasak Pencuri

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Menjelang tahun politik 2019, pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) di wilayah Kabupaten Klaten, seakan marak kejadian aksi pencurian di rumah warga.

Sistem keamanan lingkungan rumah warga yang kurang baik menjadi salah satu kelengahan terjadinya tindakan aksi pencurian. Seperti dialami Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Prambanan, Klaten, Puspo Enggar, yang didatangi tamu tak diundang alias pencuri, Rabu pagi (10/10/2018).

“Situasi kampung di sekitar RT 20/RW 7, Dukuh Santan, Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, biasanya aman-aman saja. Kebetulan di rumah tidak ada orang dan pintu terkunci rapat. Namun siapa sangka, pencuri nekat masuk dengan merusak atau mencongkel pintu depan,” ujar Puspo Enggar pada wartawan, Selasa petang (10/10/2018).

Kejadian pencurian dengan merusak pintu rumah, merusak tiga almari dan mengambil sejumlah barang milik keluarga Puspo Enggar, di saat sepi. Suaminya, Helmy, seorang wiraswasta, kebetulan yang mengetahui rumah dalam keadaan berantakan sekitar pukul 09.00 WIB.

Pintu rumah Enggar bagian depan dirusak pelaku aksi pencurian. Pencuri diduga sudah mempelajari situasi rumah yang sepi.

Puspo yang sedang konsentrasi mengikuti ujian proper (proyek perubahan) Diklatpim III/IV di Yogyakarta, merasa terhenyak dan kaget dengan kejadian aksi pencurian di rumahnya. Suaminya telah memberitahu lewat ponsel terkait kejadian ini.

“Kita sudah ikhlas Mas, tapi itu tadi, pintu rumah jadi rusak dan harus diperbaiki. Pencuri juga membongkar tiga almari baju. Berantakan semua isi almari dan yang diambil antara lain tv, handphone dan jam tangan. Dengan peristiwa ini, semoga menjadi pelajaran berharga dan jangan sampai terulang kembali,” harap Puspo.

Saat kejadian, dua putranya, Puspo Agung sedang kuliah di Yogyakarta dan Puspo Ratu yang duduk di kelas 7 SMPN 1 Klaten sedang sekolah. Suaminya juga ada urusan pekerjaan di luar rumah. Soal kerugian, Puspo tidak merincinya dan mengikhlaskannya. Namun demikian, pelaku aksi pencurian yang mengobrak-abrik isi rumahnya, didoakan bertaubat dan mendapat hidayah Allah SWT. (aha)

Caption Foto Atas:
Salah satu almari yang isinya diobrak-abrik pelaku aksi pencurian di rumah Puspo Enggar, Rabu pagi (10/10/2018). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *