Selamat Jalan … Pak N Sakdani Darmopamudjo..!!! 

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Dunia kewartawanan nasional, khususnya di Kota Solo, kembali kehilangan tokoh senior atas berpulangnya N Sakdani Darmopamujo pada Senin 8 Oktober 2018. Mantan Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Surakarta ini meninggal setelah dirawat beberapa waktu di rumah sakit.

“Beliau sekitar seminggu di rumah sakit dokter Oen Kandang Sapi. Beliau memang punya penyakit gula,” jelas Ridlo Taqquballah, keponakan Sakdani kepada poskita.co disela acara pemberangkatan jenazah, di rumah duka Jalan Nangka Perumnas Palur.

Ratusan pelayat tampak memadati rumah mendiang Sakdani Darmopamudjo pada Senin siang. Para takziah memberikan doa dan ucapan selamat jalan kepada tokoh wartawan yang pernah melejitkan dunia kewartawanan di Kota Solo melalui surat kabar mingguan berbahasa Jawa yaitu Dharma Kandha dan Dharma Nyata.

Beberapa kolega Sakdani yang pernah menerbitkan surat kabar, seperti Agung Sasongko, T. Suwarto dan mantan rekan di mingguan Dharma Kandha, tampak hadir menghantar pemakaman N Sakdani.

“Yang patut dicontoh dari beliau itu adalah menjadi wartawan yang berdedikasi dengan memberi kabar sesuai fakta,” ujar Suwarto.

Sakdani Darmopamudjo dikenal di berbagai kalangan sebagai seorang guru sekaligus wartawan. Sakdani dilahirkan di Kampung Gajahan pada 11 Juli 1940, putra kedua dari sembilan bersaudara dari ayahnya yang bernama R. Ng. Darmopamudya.

Setelah lulus dari Sekolah Rakyat Harjodipuran tahun 1952, Sakdani melanjutkan studinya di SGB Sukoharjo, SMA Karyawan tahun 1964 dan seterusnya mengenyam pendidikan di Akademi Administrasi Negara 1967 serta Karya Latihan Wartawan/PWI di Bandung tahun 1972.

Di kalangan guru dan pegawai negeri, Sakdani Darmopamudjo juga dikenal getol dalam mengelola koperasi sehingga berdirilah Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia dan dia sempat menjadi ketuanya di Kota Solo pada tahun 2004-2009. Masih di dunia perkoperasian, Sakdani juga sempat menjadi Ketua Dekopin Kota Surakarta.

Sekitar pukul 14.00 WIB, peti jenazah yang diselimuti kain hijau diangkat menuju ambulance, setelah disholatkan di masjid setempat, langsung menuju TPU Pracimaloyo Makam Haji, Sukoharjo. (Udi)

Caption Foto:
Peti jenazah N Sakdani Darmopamudjo tampak diangkat saat upacara brobosan sebelum diberangkatkan ke TPU Pracimaloyo Makamhaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *