Ratusan Warga Saksikan Gelegar Seni se Solo Raya di Alun-alun Klaten

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Gelaran Event Bersama Pentas Seni atau Gelegar se Solo Raya terasa sepi pengunjung dan kesannya kurang meriah di Alun-alun Klaten, Sabtu malam (22/9/2018). Pengunjung yang hadir sekitar tiga ratusan yang kebanyakan orangtua bersama putra-putri mereka.

Padahal pihak panitia yang dikoordinasikan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten sudah mensosialisasikan ke masyarakat dengan memasang pengumuman di sejumlah sudut kota Klaten dan titik jalan strategis lainnya.

Karena ada dinas lain, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani tidak bisa hadir dan diwakilkan Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi. Hadir pula Asisten III Setda Klaten Sri Winoto, Staf Ahli Bupati Abdul Mursyid, Wahyu Prasetyo, Kepala Disparbudpora Klaten Pantoro, Paguyuban Camat dan pejabat lainnya.

Kepada wartawan, Irwan (20 th) salah satu peserta dari Boyolali yang menampilkan tari Soreng bersama 13 orang penari lainnya, merasa senang bisa meramaikan event bersama pentas seni se Solo Raya ini. Diakuinya, rombongan berangkat dari Boyolali pukul 18.00 WIB dan sampai Klaten sekitar pukul 19.00 WIB.

“Kita mewakili Dinas Pariwisata Boyolali menampilkan tari Soreng. Karena sering tampil dan sering juara di ajang lomba pentas seni di Boyolali, untuk acara event bersama ini kita tidak perlu latihan,” jelas Irwan.

Tim penari dari Boyolali sedang persiapan tampil tari Soreng yang mantap dan penuh atraktif, Sabtu malam (22/9).

Sebelum perwakilan Boyolali tampil, ada penampilan tari dari Solo, Sragen, Sukoharjo, Klaten dan Karanganyar. Setelah itu baru aksi para penari dari Wonogiri dan ditutup penari Boyolali yang tampil. Acara pentas seni event bersama se Solo Raya ini dipandu Dhea (penyiar handal RSPD Klaten) dan Tafiv dari Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Tim Dinas Pariwisata Solo menari Indonesia Jaya, Sragen tampilkan tari Nirmala, tari Dredah Pepradah disuguhkan penari Sukoharjo, 9 penari Klaten menampilkan tari Kipas Leter Putri, tari Kongkorongkok ditampilkan 4 penari dari Karanganyar dan tari Kerincing Nogiren dari Wonogiri.

Sekda Joko Sawaldi berharap, agenda event bersama ini bisa dihidupkan dan digilir di tiap Kabupaten se Solo Raya. Karena ada tugas dinas lain, Bupati tidak bisa hadir dan Sekda menyampaikan salam Bupati kepada tamu undangan yang hadir. Meskipun tidak hadir, Bupati tetap mendukung upaya pelestarian seni budaya yang ada se Solo Raya.

“Harapannya tentu kita semua bisa nguri-uri budaya dan lestarikan potensi kekayaan seni budaya yang ada. Jadi bisa saling mengenal potensi seni budaya di masing-masing Kabupaten se Solo Raya ini,” jelas Jaka Sawaldi yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten, Ny Atiek Jaka Sawaldi. (aha)

Caption Foto Atas:
Para penari dari Klaten kerja keras tampil yang terbaik di ajang event bersama ini, Sabtu malam (22/9). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *