Presiden Joko Widodo Besuk Sukiyat di RS Bethesda Yogyakarta

Spread the love

YOGYAKARTA (poskita.co) – Presiden RI Joko Widodo usai membuka acara Temu Nasional Kongres Wanita Indonesia ke-90 dan Sidang Umum International Council of Woman (ICW) ke-35 di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta, Jumat (14/9) menyempatkan diri menjenguk H. Sukiyat, inisiator Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes ) yang tidak lama lagi akan diproduksi secara massal. Jokowi didampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Mensesneg Pratikno, datang sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat menjenguk, Jokowi sempat membawakan buah kesukaan untuk Sukiyat berada di dalam kamar Srikandi nomor 2 Rumah Sakit Bethesda tempat Sukiyat dirawat selama kurang lebih 25 menit. H. Sukiyat masuk rumah sakit sejak Senin (10/9) yang lalu karena kelelahan sehingga ada sedikit gangguan pada lambung.

Diakui, memang Sukiyat sebelumnya telah beberapa kali konsultasi dengan dokter perihal kesehatannya. Ditemui usai dijenguk Jokowi, Sukiyat mengaku tak menyangka akan dijenguk Presiden. Dirinya baru tahu jika Jokowi akan datang menjenguknya saat ada Paspampres yang datang ke ruangannya beberapa jam sebelumnya.

“Sama Pak Jokowi saya ditanya sakit apa. Lalu saya cerita kecapekan karena lembur untuk GIAAS di BSD kemarin,” ujar Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia ini.

Sukiyat menerangkan sudah empat hari menjalani rawat inap di RS Bethesda. Sukiyat musti dirawat karena menderita asam lambung yang membuat sakit perutnya dan sempat muntah-muntah usai makan. Sukiyat menjelaskankan jika dirinya sempat diminta Jokowi agar banyak beristirahat dan menjaga kesehatannya. Sedangkan Sukiyat sempat menceritakan tentang kendaraan Mahesa yang dibuatnya sebagai kendaraan multi guna pedesaan.

“Kiat Mahesa itu menerjemahkan dari kendaraan Esemka. (Kiat) Mahesa itu merupakan alat mekanis multiguna yang bisa dipakai di pedesaan. Saya minta Pak Jokowi bantu untuk mempromosikannya,” pungkas Sukiyat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *