Neno & Dhani Tak Hadir Jalan Sehat Umat Muslim Solo Tetap Penuh Orasi

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Dua mantan artis yang saat ini menjadi aktifis politik, Neno Warisman dan Ahmad Dhani, tidak hadir dalam acara jalan sehat umat muslim Kota Solo di kawasan Gladag, Minggu pagi, 9 September 2018. Meski tanpa kehadiran Neno dan Dani, acara yang digelar untuk memperingati Hari Olahraga Nasional tetap diikuti puluhan ribu peserta dan diisi dengan orasi silih berganti.

Acara jalan sehat umat muslim Kota Solo ini awalnya akan digelar di kawasan Lapangan Kota Barat. Bahkan pihak keamanan sebelumnya melarang adanya kegiatan ini karena akan ditumpangi dengan kegiatan politik. Namun akhirnya Polres Surakarta memberi ijin asalkan lokasi acara dipindah dari Kota Barat ke kawasan Gladag. Panitia menyebut acara ini diikuti sekitar 10 ribu peserta dari berbagai daerah. Panitia juga menyebut Bunda Neno Warisman dan Ahmad Dani tidak bisa hadir untuk menghindari adanya penolakan yang dikhawatirkan memunculkan keributan.

Sementara aparat Polisi dan personil TNI melakukan pengawasan ketat atas acara ini dengan berada langsung di tengah-tengah peserta. Bebebrapa kali Polisi melalui pengeras suara mengingatkan kepada panitia agar tetap sesuai aturan dengan tidak membawa aroma politik.
Meski diwanti-wanti agar tidak ada orasi politik, namun para pemberi tausyiah tetap membicarakan kondisi perpolitikan nasional menjelang Pilpres 2019 yang akan datang.

Beberapa figur politisi Kota Solo ikut berada di atas panggung bersama beberapa para tokoh muslim Surakarta seperti Mudrik Malkan Sangidoe, Quatly Alkatiri serta Muhammad Taufik yang ditunjuk menjadi Ketua Tim Advokasi kegiatan ini. Sementara tokoh lain yang tampak dalam kegiatan ini diantaranya Ketua DSKS Ustadz Mu’in, Gus Nur dan Mustofa Nahra. Beberapa Satgas juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan seperti KOKAM Muhammadiyah, Pagar Nusa dan beberapa Relawan.

Hingga akhir acara, kegiatan berlangsung tertib terkendali, meski para peserta rela berpanas-panasan di seputar bundaran Gladag. Kekhawatiran adanya keributan yang sempat muncul, akhirnya tidak terjadi. Menurut Taufik, kegiatan ini adalah ajang silaturahmi untuk menyikapi tahun 2019.

“Di Gladag inilah, kita pernah berkumpul dan mewarnai reformasi tahun 1998, di sini pernah terbentuk Front Pemuda Islam Surakarta. Kita bisa bentuk lagi meski dengan nama yang beda,” ujar M.Taufik, kepada poskita.co  di dekat panggung utama.

Muhammad Taufik dalam orasinya juga menjelaskan tentang aturan adanya kebebasan berpendapat serta mengunjungi daerah lain di Indonesia. Taufik juga berharap moment ini menjadi kebangkitan baru gairah umat muslim di Surakarta dalam menyambut tahun politik 2019 yang akan datang. (udi)

Caption Foto:
Jalan Sehat Umat Muslim Solo tetap berjalan dengan semarak meski tanpa kehadiran tokoh Neno Warisman dan Ahmad Dhani. Sekitar 10 ribu peserta ikut dalam acara menyambut Haornas 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *