Dalam Pentas Wayang Kulit, Camat Prambanan Suhardi Serahkan Donasi Gempa Lombok Rp 148,214 Juta

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Ribuan warga menyaksikan pentas wayang kulit semalam suntuk yang digelar Camat Prambanan Suhardi di halaman Kantor Kecamatan Prambanan, Klaten, Jumat malam (24/8/2018).

Pentas wayang kulit ini merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-73 RI tahun 2018 dan sekaligus Hari Jadi ke-214 Klaten. Kata Camat Suhardi, wayang kulit ini dipandang agenda paling tepat dalam menyampaikan informasi pemerintah.

Selain itu, masyarakat Klaten ini memang butuh hiburan yang menyenangkan, selain menjadi tontonan juga tuntunan. Wayang kulit ini bisa memotivasi masyarakat dalam menumbuhkan semangat kerukunan dan menjaga kedamaian.

“Wayang kulit ini harus kita uri-uri, kita lestarikan, jangan sampai warisan adiluhung negeri ini lenyap. Harapan kami, seiring HUT ke-73 RI dan Hari Jadi ke-214 Klaten, Klaten semakin maju, mandiri dan berdaya saing sesuai visi dan misi Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani. Malam ini kita serahkan simbolik donasi peduli gempa Lombok sekitar Rp 148,214 juta yang diterima Bupati Klaten Hj Sri Mulyani didampingi Sekda Klaten H Jaka Sawaldi secara simbolik,” ujar Suhardi yang asli dari Desa Cawas, Klaten.

Kepada wartawan, dalang Ki Mulyono Purwo Wijoyo mengatakan, pentas wayang kulit sampai kapan pun akan lestari. Tapi dengan beberapa catatan, antara lain pelaku budaya, para dalang, seniman, para penabuh gamelan, sinden, tetap guyup rukun dan semangat berkiprah di bidang pewayangan.

Dalang Ki Mulyono Purwo Wijoyo bersama Camat Prambanan Suhardi sebelum pentas wayang kulit di halaman Kecamatan Prambanan dimulai, Jumat malam (24/8).

Juga adanya dukungan elemen masyarakat, termasuk Pemkab Klaten dalam memberikan ruang para seniman dan para dalang tampil pentas wayang kulit. Para pejabat, para Kades dan masyarakat kalau punya gawe atau hajat, tetap menghadirkan para dalang untuk tampil.

“Tahun 2019 merupakan tahun politik, maka lewat pentas wayang kulit ini dengan pesan-pesan santun, kita ajak masyarakat tetap menjaga kerukunan, jangan saling bermusuhan gara-gara beda pilihan. Wayang kulit ini bisa dijadikan tontonan dan tuntunan. Dan malam ini kita ambil lakon Sumilaking Pedhut Manduro dan bintang tamunya si Gareng Cs,” ujar Ki Mulyono. (aha)

Caption Foto Atas:
Camat Prambanan, Suhardi, secara simbolik serahkan donasi untuk gempa Lombok ke Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani, di gelaran wayang kulit, Jumat malam (24/8).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *