SIPA 2018 Akan Digelar di Berbagai Venue

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Solo Internasional Performing ( SIPA) merupakan maha karya seni pertunjukan yang diselenggarakan di kota Solo. Tahun 2018 ini menjadi momentum bagi SIPA karena menginjak penyelenggaraan ke-10 kalinya. Dalam penyelenggaraan tahun ini SIPA mengusung tema “WE ARE THE WORLD – WE ARE THE NATION”. Bahwa “kita adalah satu bangsa satu dunia” menjadi pesan moral yang akan disuarakan dan digelorakan di panggung SIPA 2018. Maka biarlah perbedaan bahasa, warna kulit, adat, tradisi dan bangsa itu menjadi satu kekuatan dalam kebersamaan. Eventnya sendiri akan digelar 6 sampai 8 September 2018 mendatang.

Dalam jumpa pers kamis (28/6), Dra. Ira Kusumorasri, M.Sn, sebagai direktur SIPA menjelaskan bahwa rencana pagelaran SIPA tidak hanya akan di gelar di benteng Vastenburg tapi juga di kafe-kafe dan akan bekerjasama dengan perguruan tinggi di Soloraya. SIPA adalah miliknya masyarakat Solo, tetapi kadang-kadang  kalau hanya diselenggarakan di benteng Vastenburg itu ada beberapa masyarakat yang kurang mengenal, maka tahun ini rencananya lebih di dekatkan pada masyarakat Solo, agar mereka merasa gaungnya SIPA itu tidak hanya di benteng Vastenburg tetapi di seluruh Solo, kalau bisa Soloraya bahkan Indonesia.

“Yang akan kami sampaikan terutama kepada masyarakat Solo agar mereka merasa ikut ndarbeni, kalau ikut ndarbeni ya ikut memelihara dan paling tidak ikut mempublikasaikan secara pribadi itu maksud kami,” jelasnya.

Berkaitan venue di kafe-kafe, lebih lanjut Ira menjelaskan bahwa konsep pertujunkan di kafe-kafe tetap disesuaikan dengan tema event dan karakter kafenya itu sendiri. “Biasanya kalau di kafe-kafe sudah ada musik, kita memberi tarian yang ada sedikit musik-musiknya. Untuk sementara ini, rencana kita akan kelilingkan karya-karya itu di lima kafe. Meskipun sampais aat ini saya belum tahu kafe yang kami tuju mau menerima atau tidak. Syarat utamanya sih, kafe tersebut harus mempunyai panggung kecil yang biasanya untuk pentas musik sudah cukup,” kata Ira.

Selain di kafe-kafe sasaran SIPA tahun ini juga di memberi informasi kepada mahasiswa di Soloraya, karena di Soloraya ini mahasiswa dari seluruh Indonesia agar mereka mengenal SIPA.

Tahun ini SIPA menggandeng seorang performance artist dari Solo yang sudah diakui Internasional, Melati Suryodarmo sebagai maskot SIPA. (aryadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *