Pasar Murah di 400 Lokasi di Indonesia 

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Pasar murah sembako digelar di 400 lokasi dengan melibatkan Pondok Pesantren oleh Kementrian Perdagangan. Lantas, kegiatan ini terkolerasi dalam memonitor harga pada bulan Ramadhan hingga lebaran di tingkat pembeli. Hal ini disampaikan Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana.

“Masing-masing titik disediakan 500 paket yang terdiri dari beras sebanyak lima kilogram, minyak dua liter, gula pasir dua kilogram serta satu botol sirop,” jelasnya usai Pasar Murah di Pondok Pesantren Al Muayad, Sukoharjo, Jumat (25/05/2018).

Pelaksanaan yang digelar sejak 16 Mei lalu hingga lebaran nanti kalau harga jual paket sebesar Rp 50 ribu dari nilai harga Rp 120 ribu. Lantas wilayah pasar murah tersebut dilakukan Kemendag dengan menggandeng sekitar 40 perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan tahun ke dua ini diawali dari Provinsi Jawa Tengah dengan dilanjutkan ke daerah lain di Indonesia. Untuk wilayah Surakarta sekitarnya ada 30 titik lokasi dengan menggandeng pondok pesantren.

“Kemudian dari pemantauan para pembeli kalau harga komoditas yang merangkak naik yakni telur dan daging ayam,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes Al Muayyad, KH Dian Nafi mengaku senang dengan program tersebut. Karena mampu meringankan beban masyarakat sekitar Ponpes untuk membeli kebutuhan pokok. Hal sama dikatakan warga bernama Mulyani kalau senang dapat beli paket ini hanya Rp 50.000 karena di pasar cukup mahal. (Agung Santoso)

Caption Foto:
Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana disela-sela pasar murah di pondok pesantren Al Muayad, Sukoharjo, Jumat (25/05/2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *