312 Guru Menimba Ilmu Terapan di Kampung Matematika

Spread the love

SOLO (Poskita)- Ratusan guru selama dua hari mengikuti pelatihan bagaimana cara menerapkan metodologi yang mudah di bidang matematika yang diajarkan kepada siswa.
Dalam meningkatkan mutu para guru matematika tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menyelenggarakan pelatihan di ”Kampung Matematika” Karanglo, Matesih, Karanganyar dan di Hotel Dewangsa.
Perlunya meningkatkan kualitas pendidikan di bidang matematika dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Drs HM Yusuf MSi di Hotel Dewangsa Hotel, Minggu (13/5).
”Dalam meningkatkan mutu mata pelajaran matematika, ujung tombaknya berada di guru pengajarnya. Jika mereka memiliki metode khusus yang memudahkan dalam perkalian, penjumlahan dan lainnya kepada siswa, kami yakin para siswa akan suka ilmu pasti tersebut. Dan hal ini, akan berdampak positif untuk meningkatkan nilai matematika di kabupaten kami,” tegas HM Yusuf MSi.
Ditambahkan Yusuf, ada 312 guru dari Pemkab Banyuasin, Sumatera Selatan yang mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Matematika untuk Peningkatan Mutu Guru dan Studi Tour ke Kampung Matematika Karanglo, Matesih.
Dalam kegiatan tersebut, para guru diajarkan berbagai metode yang mudah agar disukai para siswa untuk memecahkan soal matematika.
Terpisah, Ketua Panitia, Yongki Harjawinata mengemukakan, matematika menjadi momok tersendiri bagi siswa sekolah. Padahal, banyak sekali metode yang dapat digunakan, supaya siswa dengan mudah memecahkan soal matematika dalam ujian.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari baik di Matesih, Karanganyar, ternyata banyak diantara para guru mengaku metode yang kami terapkan lebih mudah dipahami. Nah dengan menggunakan metode yang mudah, tentu saja siswa akan lebih menyukai pelajaran matematika,” terang pria yang juga sebagai Direktur ”Wkaka Production” tersebut.
Kegiatan pelatihan bagi ratusan guru yang sebagian besar guru SD ini, lanjut Yongki, utamanya mengupas tentang berbagai cara dan metode yang digunakan untuk memecahkan soal matematika.
Salah satu guru matematika tingkat SD yakni Zulkifli merespon positif atas kegiatan ini. Menurutnya, metode terapan yang disampaikan dalam pelatihan sangat bermanfaat bagi anak didiknya nanti.
”Apabila menggunakan metode konvensional dalam memecahkan soal matematika memang agak ribet. Akan tetapi, ada metode lain yang bisa digunakan dengan mudah agar siswa lebih gampang memahami,” paparnya. (anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *