Realisasi Pembangunan Klewer Timur: Bola ada di Kementrian Keuangan

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Pembangunan Pasar Klewer Timur yang sebelumnya sempat molor, dipastikan akan dikerjakan tahun 2018 ini. Saat ini bola ada di kementrian Keuangan (Kemenkeu) sebagai pengucur anggaran berdasarkan ajuan dari Kementrian Perdagangan (Kemendag) Pemkot Surakarta juga belum berani menggelar lelang proyek cukup besar senilai Rp 57 miliar itu, sebelum ada surat resmi dari Kemenkeu.

 

“Pemkot Surakarta belum dapat melaksanakan lelang proyek Klewer Timur karena Kemenkeu sampai saat ini belum mengeluarkan surat resmi. Jika sudah, tentunya pencairan anggaran lewat Kemendag segera dilakukan dan proses lelang juga segera dilaksanakan,” jelas Wakil Ketua Komisi III, Sugeng Riyanto kepada wartawan, di gedung dewan setempat (25/1).

Hasil Konsultasi Komisi III dengan Kemendag sebelumnya, memang telah memastikan jika pembangunan Pasar Klewer Timur dibangun tahun ini. Pihak Kemendag sendiri telah mengirim surat kepada Kemenkeu terkait anggaran yang dibutuhkan.

“Jadi saat ini kita hanya tinggal menunggu surat resmi dari Kemenkeu, untuk kemudian segera dilakukan proses lelang proyek,” tambah Sugeng Riyanto.

Terkait dengan nasib sebanyak 525 pedagang Klewer Timur yang saat ini masih mengontrak di lahan milik Keraton Surakarta, sebagai tempat penampungan sementara, dijelaskan Sugeng, bahwa jika pada pembangunan Pasar Klewer Timur dilakukan mulai Maret atau April, asumsinya pedagang yang akan   memperpanjang kontrak sewa lahan Juni – Oktober senilai Rp 1 miliar itu, akan sesuai rencana target proyek yang diprediksi akan rampung di akhir tahun. Jadi soal perpanjangan kontrak lahan tidak ada masalah lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagyo menyatakan, Kemendag telah memiliki komitmen untuk segera membanguna Pasar Klewer Timur di tahun 2018, yang kucuran dananya bersumber dari APBN. Rencana pembangunan Pasar Klewer Timur pada awalnya yaitu tahun 2016 senilai Rp 48 miliar, namun karena molor hingga pada kesepakatan pembangunan dipastikan tahun ini nilainya bertambah menjadi Rp 57 miliar. Asumsinya harga material juga terus mengalami kenaikan sesuai laju inflasi, termasuk juga aka nada penambahan pembangunan penunjang lainnya di Pasar Klewer Timur yang akan dibangun nanti, diantaranya pembangunan MCK, serba sarana fisik penunjang lainnya.  (endang paryanti)

ilustrasi foto: istimewa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *