Asik! Kolam Sriwedari Tak Lagi Kosong, Puluhan Ikan Dilepaskan

Spread the love

SOLO (Poskita.co) – Anda suka memancing?. Biasannya bila ingin memancing ikan pastilah pergi ke lokasi pemancingan di luar Kota Solo.

Jangankan gratis, mencari lokasi pemancingan di pusat Kota Solo sudah pasti akan sangat sulit sekali. Bahkan bisa dikatakan mustahil sekali.

Tapi kini tidak lagi. Pasalnya, di sebuah kolam yang selama ini terlantar dibiarkan begitu saja, di kawasan Sriwedari, Solo, telah ditaburi berbagai jenis iklan. Mulai dari ikan lele, nila, dilepas di kolam tersebut.

Penggagas ide melepas kolam di Sriwedari, yang juga Ketua Ormas LAPAAN RI, BRM Kusumo Putro mengatakan, pelepasan ikan di kolam yang ada di kawasan Sriwedari ini memang ditujukan untuk menghidupkan kembali taman Sriwedari sebagai lokasi edukasi dan hiburan masyarakat Solo.

Apalagi kolam yang ada di taman Sriwedari ini sudah lama terbengkalai. Sehingga saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.Sehingga sangat disayangkan sekali bila tidak dimanfaatkan untuk masyarakat luas.

“Kalau kolam ini diisi ikan, masyarakat Solo yang punya hobi memancing bisa kesini. Tak perlu jauh-jauh keluar kota. Jadi kawasan Sriwedari hidup lagi,”jelas Kusumo, Selasa (23/1/2018).

Menurut Kusumo, apa yang dilakukannya ini hanya dilandasi oleh kecintaannya terhadap taman Sriwedari yang merupakan salah satu kebun raja, peninggalan Kraton Kasunanan Surakarta.

Sejak muncul lokasi hiburan moderen di Kota Solo, secara perlahan, tak ada lagi pengunjung yang mau datang. Jelas kondisi itu berpengaruh terhadap para pedagang. Apalagi, Taman Hiburan Rakyat (THR) itupun pindah dari Sriwedari.

Meski saat ini di Sriwedari hanya tersisa gedung wayang orang, namun pelan tapi pasti, banyak pedagang yang hengkang dari kawasan ini.

Pada tahap pertama ini, ikan yang dilepaskan sebanyak 20 kilo.Jumlah ikan itu akan terus ditambah. Sehingga harapannya, dengan banyaknya pemancing, kawasan Sriwedari kembali bergairah.

“Dan siapapun yang ingin memancing ke kolam yang ada di Taman Sriwedari dipersilahkan datang dan gratis.Karena ini memang ditujukan untuk menghidupkan kembali taman Sriwedari,” pungkasnya (Uky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *