Parenting SPALA, Jembatani Kepentingan Orangtua dan Sekolah

Spread the love

Ambarawa, Poskita.co

Dalam memajukan pendidikan, butuh sinergi antara sekolah dan orangtua. Parenting menjadi salah satu cara untuk menjembatani kepentingan orang tua dengan sekolah dalam upaya mengembangkan potensi, sifat yang positif dan karakter siswa.

Hal ini dikatakan Kepala Sekolah, Bruder Agustinus Mujiya FIC, M.Pd, saat open house SMP Pangudi Luhur Ambarawa (SPALA), yang berlangsung  Sabtu dan minggu (13-14/1/17) di ruang pertemuan Asrama Pangudi Luhur.

Kegiatan ini sebagai rangkaian dalam peringatan 90 (Sembilan puluh) tahun berdirinya   SPALA.  Berbagai kegiatan digelar di antaranya lomba mapindo, edu fair (SMA/SMK), bazaar, aksi sosial, lomba menggambar,  mewarnai dan pentas seni.

Rangkaian 90 tahun SPALA sebagai wujud aktualisasi eksistensi sekolah. Salah satu agenda kegiatan yang strategis dilaksanakan Parenting (pertemuan orang tua) siswa kelas 9 (Sembilan).

“Kegiatan ini bertujuan menjembatani kepentingan orang tua dengan sekolah dalam upaya mengembangkan potensi, sifat yang positif dan karakter,” kata Bruder Agustinus Mujiya.

Tema besar peringatan 90 tahun SPALA  ‘Mendampingi kaum muda menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter.’  Selain open house acara pendukung lainnya adalah temu karya dan temu kangen, alumni berbagi, misa syukur bersama Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubyatmoko dan pagelaran Wayang Wahyu Ngajab Rahayu.

Lebih lanjut dikatakan, parenting diharapkan membentuk generasi berkarakter dan cerdas.  Sehingga dengan maraknya informasi baik positif  dan negatif, siswa dan orang tua bisa intens dalam komunikasi.

“Paling tidak mensinergikan pendidikan di rumah, sekolah dan masyarakat,” tandas Bruder Agus.

Guru  Bimbingan Konseling (BK) selaku penangung jawab menambahkan, bahwa kegiatan parenting untuk membekali para orang tua dan guru yang adalah parents siswa dalam memaksimalkan pendampingan. Dari kesanggupan awal 92 orang tua yang mau hadir, kenyataanya menjadi 110 orang, membuktikan kepedulian orang tua kepada kepentingan anak.

“Dari kegiatan ini, harapanya siswa atau anak memiliki  dan mengembangkan soft skill atau kecakapan hidup,” tandas Natalia Prapti, dalam release yang diterima poskita.co dari FX Triyas HP.

Sedangkan sebagai facilitator (pembicara) merupakan pakar psikologi, Kristien Hapsari yang juga alumnus SPALA tahun 1995. Dan  merupakan psikolog dari  Psychologia Centre yang berkantor di Bawen Ambarawa.

Dalam acara parenting,  para orang tua tidak hanya diajak bersama mendampingi anak namun diarahkan pada proses pengembangan anak yang cerdas, mandiri dan berkarakter. Tidak lupa beberapa permainan  demi acara semakin menarik dan masuk dalam pola piker orang tua.

COSMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *