PDI P Solo Siap Kerahkan 1.551 Satgas Anti Money Politik di Pilkada Jateng

Spread the love

SOLO (poskita.co) –  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Solo menyatakan siap mengerahkan sebanyak 1.551 personel satgas anti money politik dalam perhelatan demokrasi pemilihan gubernur Jawa Tengah yang akan berlangsung tahun 2018. Hal itu ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo dalam acara peringatan HUT PDI Perjuangan ke 45 yang berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Solo, Brengosan, Purwosari, Solo (10/1).

“Pembentukan satgas anti money politik sudah kita bentuk sejak awal, untuk persiapan pemilihan gubernur Jawa Tengah di tahun 2018 ini,” ujar FX. Hadi Rudyatmo yang juga merupakan Walikota Solo, kepada wartawan.

Pengerahan satgas anti money politik dibentuk pada semua tingkatan ranting atau kelurahan yang berjumlah setara dengan satu pleton pasukan satgas. Sehingga secara keseluruhan jumlah satgas anti money politik sebanyak 1.551 personel. Praktik money politik atau politik uang disinyalir akan marak terjadi dalam penyelenggaraan pilkada Jawa Tengah 2018. Jika menemukan indikasi adanya praktik money politik dalam bentuk apa pun, menjadi tugas dari satgas anti money politik untuk menangkap dan melaporkan oknum pelaku ke pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

Hal lain yang dipersiapkan PDI Perjuangan Solo dalam persiapan menuju Pilkada Jateng adalah, target akhir bulan Januari ini dengan telah selesainya menyiapkan saksi, kader juang, dan Regu Penggerak Pemilih (Guraklih), di mana masing-masing TPS akan disiapkan 2 saksi, 7 kader juang dan 7 guraklih.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Solo, Teguh Prakoso menyatakan,  untuk kegiatan HUT PDI Perjuangan di Solo tahun ini, tidak banyak agenda kegiatan yang dilakukan.

“Kita tahun ini lebih fokus pada persiapan Pilkada Jateng. Kegiatan hanya diwarnai sarasehan terkait perjalanan PDI Perjuangan mulai dari PNI, PDI, PDI Pro Mega dan kemudian PDI Perjuangan, yang dilakukan di tiap-tiap anak cabang atau kecamatan,” jelas Teguh.

Sedangkan puncak acara dilakukan dengan upacara yang serentak dilakukan di semua cabang di seluruh Indonesia. Momentum ultah PDI Perjuangan tahun ini mengangkat tema “Pancasila sebagai Bintang Penuntun Indonesia Raya”. (endang paryanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *