Futsal Antar SMP Liga Pancasila Jadi Event Terakhir Jelang Gelora Manahan Dirobohkan

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Gelanggang Olahraga Manahan yang dibangun sejak tahun 1968 menjadi salah satu ikon olahraga di Kota Solo, segera dibongkar untuk dibangun lagi.

Sebelumnya Pemkot Solo menyatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, Gelora Manahan akan dirobohkan dan dibangun kembali menjadi gedung olahraga indoor bertaraf internasional.

Bangunan Gelora Manahan akan menggunakan rancang bangun baru yang dapat digunakan untuk kejuaraan olahraga, bukan hanya skala nasional tetapi tingkat dunia.

Proyek penataan Stadion Manahan, terutama renovasi Gelora Manahan beserta lapangan tenis, diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 200 miliar.

Sebuah event kejuaraan futsal antar pelajar Sekolah Menengah Pertama di Kota Solo, menjadi kegiatan terakhir bagi Gelora Manahan sebelum dibongkar pada awal tahun 2018, untuk dibangun lagi menjadi Sport Arena berstandart internasional.

Kejuaraan futsal antar SMP bertitel Liga Pancasila Piala KONI mengantar Tim SMP Negeri 15 sebagai Juara dan Ancil dari SMP Muhamadiyah 5 sebagai Top Skor-nya.

Di penghujung tahun 2017 , Gelora Manahan menjadi arena bagi para pelajar SMP di Kota Solo untuk bertanding dalam Kejuara Futsal bertitel Liga Pancasila memperebutkan Piala KONI.

Ketua Panitia Liga Pancasila Andrian Martgatha Kasih menjelaskan , Liga Pancasila ini diikuti delapan tim futsal unggulan dari delapan SMP di Solo. Rencananya, Liga Pancasila ini akan digelar rutin setiap tahun dengan memberlakukan ketentuan promosi dan degradasi.

Tim futsal SMPN 15 Solo merebut  gelar Juara Liga Pancasila usai menjalani laga pamungkas melawan SMPN 21 Solo.

“Anak anak ini menjadi pemain yang tampil di Gelora Manahan untuk yang terakhir sebelum dibongkar. Kita berharap pada agenda tahun 2019 mendatang kita tampilkan lagi di ajang ini dengan gedung yang baru bertaraf internasional,” tandas Andrian Martgatha Kasih , kepada wartawan disela sela event , Senin(26/12/2017).

Sementara itu salah seorang pelatih tim peserta dari SMP Muhammadiyah 5 Solo, Elly Purnomo member apresiasi atas kejuaraan ini, karena bisa memberi arena kepada anak anak di masa liburan dengan kegiatan berprestasi.

“Ekstra kurikuler yang paling diminati anak anak saat ini adalah sepakbola dan futsal , sehingga sangat positif bila event seperti ini diperbanyak,” ujar Elly Purnomo.

Kejuaraan Futsal Liga Pancasila antar SMP di Kota Solo ini berakhir pada Senin sore 26 Desember 2017 , dengan pemberian piala oleh Ketua KONI Kota Solo  Gatot Sugihartono.(Udi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *