Air Bersih Layani 3 Ribu KK Rawan Kekeringan

Spread the love

SRAGEN (poskita.co) – Sejumlah 3000 kepala keluarga (KK) di kecamatan Tangen dan Jenar bakal tidak akan alami krisis air bersih lagi setiap musim kemarau. Setelah PDAM Tirtonagoro, Sragen membuat sumur di Desa Gringging, Sambungmacan untuk mencukupi kebutuhan air bersih di dua kecamatan Sragen utara yang menjadi langganan kekeringan.

Dirut PDAM Sragen Supardi mengatakan, pihaknya memastikan dua tahun lagi dua kecamatan akan tersedia air bersih, sehingga tak akan alami krisis air setiap kemarau. Pembangunan jaringan PDAM baru itu, saat ini sudah menempati lahan, tinggal pembuata jaringan dengan tenaga listrik.

‎“Kami memastikan tahun 2019 dua kecamatan Tangen dan Jenar sudah tersedia jaringan air bersih,” ujar Supardi, kemarin.

Menurut Supardi, sumber air dengan tenaga listrik itu dengan debet 25 liter/ detik. Dengan asumsi mampu melayani 2000 sambungan rumah di Tangen dan 1000 di Jenar. Pelayanan air bersih itu merupakan kerjasama dengan air minum Oasen, Belanda yang memberikan bantuan 1 juta euro atau setara Rp 16 miliar. Sedangkan untuk Sragen memberikan dana pendampingan Rp 1,6 miliar.

“Bantuan itu merupakan salah satu hasil dari perpanjangan kerjasama PDAM Sragen dengan Oasen yang akan mulai pembangunan tahun depan,” jelas Supardi.

Dikatakan Supardi, selain membuat penyediaan layanan air bersih, juga ada kerjasama lain, dengan menekan terjadinya kebocoran air setiap tahun adanya penurunan 2 persen. Target itu dari tingkat kebocoran di Sragen 30 persen, diharapkan dalam lima tahun mendatang tinggal 20 persen, sesuai batas kehilangan air nasional.

Selain itu, untuk peningkatan SDM, setiap tahun PDAM Sragen mengirimkan dua pegawainya ikuti pelatihan di Oasen. (cartens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *