Ribuan Orang Ingin Jadi Pengacara

Spread the love

SOLO, Poskita- Sebanyak 47 calon pengacara mengikuti ujian tertulis yang digelar oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Pusat.
Ujian profesi advokat dilaksanakan di Gedung 3 Fakultas Hukum (FH) UNS, pada Sabtu (28/10). Penyelenggaraan ujian profesi pengacara tersebut sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sekarang ini kerap meminta pendampingan pengacara dalam menghadapi perkara hukum.
Adapun dalam pelaksanaan ujian profesi advokat ini, secara langsung mendapat perhatian dari Wakil Sekretaris Jenderal DPN Peradi Pusat, Dr Mulyadi SH MH.
Setelah 47 calon advokat merampungkan ujian tertulis, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Profesi Advokat DPN Peradi, Dr Muhammad Taufiq SH, MH menjelaskan, ujian tertulis bagi calon pengacara ini bebas dari unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
”Ujian profesi pengacara ketiga kali dalam tahun 2017 ini tidak ada campur tangan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi maupun pihak lain. Yang lolos seleksi murni karena memenuhi syarat yang ditentukan dari tim penguji,” ungkap M Taufiq yang juga sebagai salah satu tim penguji tersebut.
Pada sisi lain, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Surakarta, Muhammad Badrus Zaman SH MH mengemukakan, para peserta ujian profesi advokat di Solo akan ditentukan lulus atau tidaknya sekitar lima minggu ke depan. ”Belum bisa kami jelaskan, berapa banyak yang memenuhi syarat untuk menjadi pengacara,” terangnya.
Selain di Solo, lanjut Badrus Zaman, ujian profesi advokat juga digelar secara serentak di seluruh Indonesia dan diikuti 5.058 peserta. ”Peradi menyelenggarakan ujian profesi sebagai wujud nyata dalam menjaring para sarjana Fakultas Hukum yang ingin menjadi seorang pengacara yang nantinya dapat membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai masalah hukum,” paparnya. (gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *