Disdikbud Siapkan Pengganti Guru Cabul

Spread the love

WONOGIRI (poskita.co) – Agar anak didik di dua sekolah dasar (SD) wilayah Kecamatan Girimarto tidak kehilangan hak mendapatkan pelajaran olah raga lantaran tak punya guru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wonogiri menyiapkan calon guru olah raga pengganti.

“Guru penggantinya nanti kami harapkan bisa menciptakan suasana ceria untuk menghapus trauma murid-murid di kedua SD tersebut,” ungkap Kadisdikbud Wonogiri, Siswanto, Jumat (27/10/2017).

Repotnya Disdikbud Kabupaten Wonogiri mencari guru olah raga baru, lantaran ST (49), guru olah raga berstatus PNS yang bertugas di kedua SD wilayah Kecamatan Girimarto itu, ditahan Polres Wonogiri untuk proses penyidikan kasus pencabulan terhadap belasan muridnya.

ST terungkap menyelewengkan profesi demi memenuhi nafu bejadnya. Dia mencabuli murid-murid perempuan kelas III hingga klas VI. Tindakan itu dilakukan ST saat memberi pelajaran olah raga di lapangan, maupun saat-saat senggang di kamar mandi sekolah.

Disinggung tentang sanksi terhadap tersangka, Siswanto menunggu proses hukum. Mengingat hingga Jumat siang, Disdikbud baru menerima laporan kejadian Girimarto secara lisan dari Kepala UPT Disdikbud Kecamatan Girimarto.

“Data kami baru sebatas laporan lisan Kepala UPT Girimarto tentang 10 orang anak didik menjadi korban pencabulan. Karena kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian, lebih baik kami menunggu proses hukumnya,” jelas Siswanto.

Mengenai kemungkinan dilakukan psikotes kepada para guru agar kasus serupa tidak terulang, Siswanto mengatakan belum perlu. Kasus yang bukan kali pertama menimpa murid-murid SD di wilayah Kabupaten Wonogiri itu menurut Siswanto, akan disikapi dengan mengembalikan guru pada khittahnya.

“Kalau sebelumnya kami tahu ada kemungkinan kelainan seks, kami segera mengambil tindakan dengan konsultasi psikologi atau psikotes. Tapi kalau secara umum terhadap semua guru, menurut kami belum perlu. Kami akan mengembalikan guru pada khittahnya dengan pembinaan dan pengarahan secara bergelombang,” tandas Siswanto. (W1di)

Caption Foto:
Siswanto (Kadisdikbud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *