Kekeringan Tangen Landa 7000 Jiwa

Spread the love

SRAGEN (poskita.co) – Krisis air bersih masih melanda 7.000 warga di lima desa di kecamatan Tangen, Sragen. Meliputi Desa Galeh, Sigit, Dukuh, Katelan dan Desa Ngrombo. Seperti di Dukuh Barong dan Trumun, Desa Galeh, warga berdesakan untuk mendapatkan droping air bersih dari BPR/BKK Karangmalang, Senin siang (25/9).
Danramil Tangen Kapten Cpl. Petrus Catur mengatakan dari, tujuh desa yang ada di kecamatan Tangen, memang lima desa diantaranya alami krisis air bersih yang melanda sekitar 7.000 jiwa. Namun dengan adanya droping air dari berbagai pihak, sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak.
“Diketahui untuk wilayah Tangen sumber airnya mengadung karat dan keruh, sehingga tidak hanya musim kemarau warga tak jarang masih membeli air,” ucap Kapten Catur .
Dirut BPR/BKK Karangmalang Raji menjelaskan, untuk kepedulian terhadap krisis air bersih di wilayah Sragen, pihaknya menyalurkan 15 tangki air di dua kecamatan Jenar dan Tangen. Untuk Tangen sebanyak 8 tangki di Desa Galeh dan Desa Dawung, Jenar .
“Alasan droping di berikan ke lokasi tersebut, karena sumber air desa setempat terasa asin dan kadar kaporitnya tinggi,” papar Raji. (cartens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *