Hendak Nikahkan Anak, Pemilik Optik Ili Tewas Bunuh Diri

Spread the love

SOLO, Poskita- Hendak menikahkan anaknya, pemilik toko kacamata terkenal di Solo, Bambang Sugiarto (60) tewas bunuh diri. Korban yang memiliki Optik Ili itu mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri kereta api (KA) Logawa yang melintas di dekat palang pintu Pasar Nongko, Mangkubumen, Banjarsari, Minggu (10/9) pagi, sekitar pukul 09.57.
Meninggalnya pemilik Optik Ili karena bunuh diri itu dikemukakan Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana, Minggu kemarin.
Diungkap Kapolsek, korban diduga nekat bunuh diri karena menderita suatu penyakit. ”Lantaran tidak kunjung sembuh hingga stress, korban nekat bunuh diri,” terang I Komang Sarjana mewakili Kapolresta Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo.
Meski korban yang tinggal di Kampung Timuran RT 05 RW 04, Timuran, Banjarsari menderita sakit, namun Kapolsek tidak bersedia menyebut sakit apa yang diderita dengan alasan atas permintaan keluarga.
Berdasar informasi, awalnya KA Logawa melaju dari Purwokerto dengan kecepatan tinggi menuju ke Stasiun Balapan. Mendadak, korban merengsek masuk diantara rel KA di dekat pintu perlintasan Pasar Nongko. KA yang tidak dapat berhenti mendadak lalu menyambar tubuh Bambang Sugiarto hingga mengalami luka serius, khususnya di bagian perut ke atas.
Kejadian tragis tersebut sempat diketahui sejumlah saksi yang berusaha mencegah korban agar tidak bunuh diri. Akan tetapi kenekatan korban tidak dapat terhindarkan. Selang beberapa lama, korban yang meninggal di lokasi kejadian, oleh petugas kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Moewardi untuk dilakukan visum ed repertum.
Bambang Sugiarto yang tewas bunuh diri, informasinya akan menikahkan anaknya dalam waktu dekat, yakni akad nikah akan dilangsungkan pada hari Senin, 18 September di Metrodanan, Pasar Kliwon, Solo. Adapun resepsi pernikahan digelar pada hari yang sama di Gedung Grha Wisata Niaga, Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi.
Rencana pernikahan antara Amalia dengan Sulistiyono diketahui setelah undangannya tersebar. Hal itu dikemukakan Kapolsek. ”Rencana tersebut saya ketahui setelah surat ulem telah diedarkan,” jelasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *