Investasi Dana Haji untuk Kepentingan Jamaah Haji

Spread the love

JAKARTA- Usulan Presiden Joko Widodo agar dana haji bisa diinvestasikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, berdasar penilaian politikus PDI Perjuangan, Aria Bima sejalan dengan amanat UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
Aria Bima mengemukakan sesuai pasal 10 huruf (c) UU No. 34/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji, dana haji dapat dikeluarkan antara lain untuk penempatan maupun investasi.
Investasi yang dimaksud, lanjut anggota DPR RI itu, bertujuan mendapatkan imbal balik yang tinggi namun tetap sesuai prinsip syariah, misalnya untuk mensubsidi ongkos naik haji (ONH), sehingga ONH lebih terjangkau bagi semua lapisan umat Islam.
Aria Bima menambahkan, investasi dana haji sebetulnya bukan hal baru. ”Seusai UU No. 34/2014, pengelolaan dana haji selama ini juga sudah meliputi penempatan di bank syariah maupun investasi di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau lazim disebut sukuk,” paparnya, Jumat (4/8)
Merujuk catatan Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin, Aria mengungkapkan, saat ini sekitar Rp 35 triliun dana haji sudah diinvestasikan dalam bentuk sukuk. Sisanya, dari total dana haji sebesar Rp 98 triliun, sebagian besar ditempatkan di bank syariah, yang tidak menutup kemungkinan justru banyak disalurkan untuk kredit konsumtif. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *