‎Innalillahi! Siswa Kelas 5 SD Tewas Diduga Dianiaya Temannya

Spread the love
SUKOHARJO – Rahardian Rasya Wisnu Wardana (10), siswa kelas 5 SD di SDN 01 Cangkol 1, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah tewas karena diduga mengalami penganiayaan oleh temannya.
Korban yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit, akhirnya meninggal dunia sekira pukul 15.30 WIB, Sabtu (5/8/2017) karena terjadi penggumpalan darah di dalam otaknya.
Kepala Dusun Bekonang, Mojolaban, Sugiharto mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga bila ada anak yang dirawat di rumah sakit karena sering mendapatkan kekerasan dari teman-temannya saat rapat RT.
Ia juga sudah bertemu dengan ibu korban, Exgemi Sapartini yang mengungkapkan bahwa anaknya sering mendapatkan pukulan dari teman-temannya. Bahkan Rasya sering ditindih oleh lima anak sekaligus di sekolah.
“Rasya ditindihi oleh teman-temannya. Tak hanya satu anak, tapi sampai lima anak. Terus dipukuli dan katanya, kepalanya digendorkan (dibenturkan-red) ke tembok,” ujar Sugiharto, Sabtu (5/8/2017).
Ia juga mendapat informasi bahwa Rasya  tidak pernah cerita peristiwa perundungan itu ke ibunya kalau dirinya sering mendapatkan kekerasan di sekolah. Tapi karena kondisi kesehatannya menurun, Rasya pun akhirnya cerita.
“Rasya sempat dirawat seminggu di dr Oen, sebelum dipindahkan ke rumah  sakit. Tadinya, kami akan menjenguk Rasya. Tapi oleh ibunya dilarang, karena anaknya masih di ruang ICU,” tutur Sugiharto.
Pantauan Okezone di rumah duka, banyak warga yang datang untuk bertakziah putra ke-tiga dari pasangan Suryanto dan Exgemi Sapartini tersebut. (tyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *